7.10.13

Letusan Samalas dalam Babad Lombok yang Melumpuhkan Dunia


Lontar Jatiswara di balai dusun adat kaki Gunung Rinjani
di Desa Senaru, Kecamatan Bayan, Lombok Utara. KOMPAS IMAGES / FIKRIA HIDAYAT


Gunung Rinjani Longsor, dan Gunung Samalas runtuh, banjir batu gemuruh, menghancurkan Desa Pamatan, rumah2 rubuh dan hanyut terbawa lumpur, terapung-apung di lautan, penduduknya banyak yang mati.

Tujuh hari lamanya, gempa dahsyat meruyak bumi, terdampar di Leneng (lenek), diseret oleh batu gunung yang hanyut, manusia berlari semua, sebahagian lagi naik ke bukit.

Bersembunyi di Jeringo, semua mengungsi sisa kerabat raja, berkumpul mereka di situ, ada yang mengungsi ke Samulia, Borok, Bandar, Pepumba, dan Pasalun, Serowok, Piling, dan Ranggi, Sembalun, Pajang, dan Sapit.

Di Nangan dan Palemoran, batu besar dan gelundungan tanah, duri, dan batu menyan, batu apung dan pasir, batu sedimen granit, dan batu cangku, jatuh di tengah daratan, mereka mengungsi ke Brang batun.

Ada ke Pundung, Buak, Bakang, Tana’ Bea, Lembuak, Bebidas, sebagian ada mengungsi, ke bumi Kembang, Kekrang, Pengadangan dan Puka hate-hate lungguh, sebagian ada yang sampai, datang ke Langko, Pejanggik.

Semua mengungsi dengan ratunya, berlindung mereka di situ, di Lombok tempatnya diam, genap tujuh hari gempa itu, lalu membangun desa, di tempatnya masing-masing.

(Babad Lombok)


Lontar berisi hikayat para raja zaman dahulu dan Gunung Rinjani. Demikian beberapa bait Babad Lombok yang mengisahkan kengerian letusan Gunung Samalas di kompleks Gunung Rinjani, Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Selama bertahun-tahun, babad ini nyaris dilupakan dan mungkin dianggap sebagai dongeng belaka. Namun, penelitian sejumlah ahli gunung api baru-baru ini memastikan bahwa letusan Gunung Samalas sebagaimana digambarkan dalam babad itu ternyata fakta.

http://assets.kompas.com/data/2012/todaysphoto/upload/photo/291/SamalasRinjani221380727086_preview.jpg

Bahkan, dampak dari letusan Gunung Samalas yang terjadi pada tahun 1257 itu melampui imajinasi penulis babad yang ditulis dalam daun lontar ini. Letusan Samalas berdampak global dan diduga memicu kelaparan dan kematian massal di Eropa setahun setelah letusan.

"Ditemukannya ribuan kerangka manusia di London yang dipastikan berasal dari tahun 1258 kemungkinan berkaitan erat dengan dampak global dari letusan Gunung Samalas pada tahun 1257," seperti ditulis dalam jurnal PNAS edisi akhir September 2013.

http://assets.kompas.com/data/2012/todaysphoto/upload/photo/291/SamalasRinjani121380727038_preview.jpg

Tulisan di jurnal ini merupakan hasil penelitian 15 ahli gunung api dunia. Dari Indonesia yang terlibat adalah Indyo Pratomo, geolog dari Badan Geologi Bandung, Danang Sri Hadmoko dari Geografi Universitas Gadjah Mada dan Surono, mantan Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).

Sedangkan dari luar negeri yang terlibat meliputi 12 ahli dari berbagai kampus ternama di Eropa, di antaranya Frank Lavigne dari Université Panthéon-Sorbonne, Jean-Philippe Degeai dari Université Montpellier, Clive Oppenheimer dari University of Cambridge, Inggris, dan sejumlah ahli lainnya.

Mereka awalnya melacak letusan Samalas ini dari jejak rempah vulkanik yang terdapat di lapisan es kutub utara. Sebagaimana letusan Tambora yang menciptakan tahun tanpa musim panas di Eropa sehingga menyebabkan kegagalan panen dan kelaparan pada tahun 1816 atau setahun setelah letusan, letusan Samalas diduga juga memicu permasalahan serupa, bahkan mungkin lebih dahsyat.


OPEN CYCLE MAP Peta kawasan Gunung Rinjani di Lombok.
Rinjani merupakan bagian dari Gunung Samalas yang meletus hingga melumpuhkan dunia pada tahun 1257.
Superletusan mengakibatkan terbentuknya kaldera dan danau. Melumpuhkan dunia.


Surono mengatakan, kedahsyatan letusan Samalas dengan skala 7 sulit dibayangkan. "Letusan Merapi 2010 dengan skala 4 saja sudah bikin repot banyak orang. Skala 7 sama dengan sekitar 1.000 kali kekuatan letusan Merapi 2010 itu," katanya.

Menurut Surono, Gunung Samalas mempunyai kantung fluida (magma, gas, dan uap) yang sangat besar dan letusannya di masa lalu menimbulkan terbentuknya kawah raksasa Segara Anak. Di tepi kawah itu, kini muncul Gunung Baru Jari, yang terus tumbuh meninggi. Tahun 2012 lalu, Tim Ekspedisi Cincin Api Kompas sempat mengarungi kaldera Segara Anak dan mendaki Baru Jari.

http://assets.kompas.com/data/2012/todaysphoto/upload/photo/291/SamalasRinjani011380727002_preview.jpg

"Gunung Rinjani masa kini dengan Baru Jari, adalah terdekat dengan Samalas, untuk itu perlu dilakukan penelitian apakah Rinjani juga mempunyai volume kantung fluida yang sama dgn Samalas dan mempunyai jenis magma yang sama," katanya.

Bila mempunyai kesamaan maka ada kemungkinan Gunung Rinjani memiliki sifat-sifat yang sama dengan Samalas. "Kini kita hanya berharap Rinjani atau Baru Jari tidak meletus sedasyat Salamas. Namun alam tetap alam, mempunyai hukumnya sendiri," katanya. Apa yang terjadi dimasa lalu, sangat mungkin berulang kembali.

"Beberapa gunung api Indonesia seperti Tambora, Krakatau dan terakhir Samalas telah terbukti menghasilkan letusan dasyat, bukan saja merepotkan masyarakat di sekitarnya, tapi merepotkan masyarakat dunia. Di masa yang akan datang, bisa saja terjadi pengulangan," katanya.

http://assets.kompas.com/data/2012/todaysphoto/upload/photo/291/SamalasRinjani031380727006_preview.jpg

Menurut Surono, jika letusan sedahsyat Samalas terjadi kembali di zaman modern seperti saat ini, transportasi udara di seluruh dunia bakal lumpuh. Paceklik bisa terjadi berkepanjangan.

"Kita tidak berharap hal itu terjadi. Namun kesiapan terhadap hal terburuk tetap harus dilakukan untuk menekan risiko bencana. Dengan tetap melakukan penelitian dan pemantauan agar dapat membuat skenario dan peringaatn akurat dalam mengurangi risiko bencana," katanya.

Surono mengajak kita harus mengikuti dan beradaptasi secara cerdas terhadap polah alam, karena tidak mungkin secara empiris perilaku alam itu diubah.

Editor : Ahmad Zaman Huri
Continue lendo

Terungkap, Dokumen Super Rahasia Albert Einstein Akui Adanya UFO

Sebuah dokumen super rahasia yang ditulis oleh Albert Einstein dan Robert Oppenheimer mengakui keberadaan UFO dan kemungkinan alien yang mengunjungi Bumi.



Dokumen tersebut berjudul "Relationships With Inhabitants of Celestial Bodies", yang menunjukkan bahwa dua individu yang disebut-sebut sebagai yang terjenius di bumi itu memang mengakui keberadaan UFO dan alien.

Selama ini Albert Einstein memang diketahui mengakui adanya UFO, namun hal tersebut terungkap hanya dari beberapa catatan dan kutipan ucapannya saja.

Mereka menyebut UFO sebagai astroplanes, kemudian menyimpulkan bahwa kehadiran UFO tersebut di langit bumi mungkin saja adalah bentuk tanggapan dari makhluk angkasa luar akan tindakan gegabah pengujian senjata atom yang dilakukan manusia di bumi.

Menurut mereka, bagaimanapun kehadiran UFO di langit Bumi sudah diakui oleh militer. Dokumen ini juga diketahui ditulis pada Juni 1947, dan insiden jatuhnya UFO paling terkenal adalah "Insiden Roswell" yang terjadi pada satu bulan setelahnya.

Dokumen disusun seolah-olah itu akan diberikan kepada Presiden AS saat itu, Harry S. Truman. Namun menurut bagian terakhir dari dokumen tersebut, keduanya diketahui tidak pernah mendapat kesempatan untuk memberikannya.





Editor : Ahmad Zaman Huri
Continue lendo

Inilah Rupa dan Bentuk Otak Einstein yang Super Jenius

Bagi yang belum pernah melihat, gambar di atas menunjukkan otak Albert Einstein. Tahun 1955, setelah Einstein meninggal, ahli patologi dari Princeton University, Thomas Harvey, mengambil otak sang genius itu lewat autopsi. Ia berharap kecerdasan bisa terungkap dengan meneliti otak tersebut.



Beragam penelitian kemudian nyatanya memang mengungkap beberapa keunikan otak Einstein yang diduga terkait dengan kecerdasannya. Tahun 1985, peneliti bernama Marian Diamond mengungkap bahwa otak Einstein memiliki lebih banyak sel glial sehingga organ tersebut mampu bekerja lebih efektif. Hasil penelitian ini menarik namun dianggap kurang dapat dipercaya.

Tahun 1995, penelitian lain mengungkap bahwa memiliki bagian lobus parietal yang ukurannya 15 persen lebih besar dari orang normal dan tidak memiliki celah yang biasanya didapati pada orang umumnya.


Lobus parietal bertanggungjawab pada kemampuan spasial dan matematis. Ukuran yang besar menunjukkan kemampuan matematis yang lebih tinggi. Sementara dengan tak adanya celah, sel-sel dalam lobus parietal otak Einstein mampu berkomunikasi lebih cepat sehingga mendukung kemampuan berpikir.

Tahun 2012, hasil penelitian Dean Falk dari Florida State University dan rekannya menunjukkan bahwa bagian depan otak depan, bagian somatosensori, motor primer, lobus parietal, korteks temporal, dan oksipitalis pada otak Einstein istimewa. Dengan keistimewaan itu, Einstein memiliki kemampuan penglihatan, spasial, dan matematis yang istimewa.

Riset terbaru yang dipublikasikan di jurnal Brain pada 24 September 2013, seperti diberitakan Huffington Post,  kembali mengungkap keunikan otak sang genius. Riset yang juga dilakukan oleh Dean Falk tersebut menemukan bahwa corpus callosum, bagian yang menghubungkan bagian kiri dan kanan otak, unik.

Setelah membandingkan dengan corpus callosum dari 15 pria tua dan 52 pria yang lebih muda yang hidup pada tahun 1905, Falk menemukan bahwa bagian corpus callosum Einstein lebih tebal sehingga mendukung komunikasi antara dua bagian otak yang lebih baik, membuat Einstein punya kecerdasan lebih tinggi.


Sumber :
sains.kompas.com

Editor : Ahmad Zaman Huri
Continue lendo

4.10.13

Ini Dia 10 Foto Indonesia di Google Earth

1. Sumber Cerita Rara Jonggrang

Ini Dia 10 Foto Indonesia di Google Earth

2. Monas Kebangaan Kita

Ini Dia 10 Foto Indonesia di Google Earth

3. Hutan di Kalimantan
kayak karpet ijo gan...

Ini Dia 10 Foto Indonesia di Google Earth

4. Candi Borobudur Keren...

Ini Dia 10 Foto Indonesia di Google Earth

5. Pantai Kuta, Bunaken, Danau toba

Ini Dia 10 Foto Indonesia di Google Earth
Ini Dia 10 Foto Indonesia di Google Earth
Ini Dia 10 Foto Indonesia di Google Earth

6. Gunung Bromo

Ini Dia 10 Foto Indonesia di Google Earth

7. Lumpur Lapindo

Ini Dia 10 Foto Indonesia di Google Earth

8. Pegunungan Jaya Wijaya - Papua

Ini Dia 10 Foto Indonesia di Google Earth

9. Bandara Soekarno Hatta

Ini Dia 10 Foto Indonesia di Google Earth

10. Gunung Kawi - Malang

Ini Dia 10 Foto Indonesia di Google Earth
Source : http://livebeta.kaskus.us/thread/000000000000000002472018/indonesia-di-google-earth
Editor : Ahmad Zaman Huri
Continue lendo

7 Gua Bersejarah di Dunia

Gua memegang peranan penting dalam sejarah manusia. Sejak jaman Neanderthal saat seniman perupa purba hingga kisah-kisah dalam kitab suci juga sering melibatkan keberadaan gua.

Sebagai lubang alami yang cukup besar dan dalam, selain jadi tempat berlindung, gua juga menjadi situs penting dalam kebudayaan. Seperti misalnya 7 gua bersejarah di bawah ini:


1. Petra, Yordania





Gua Petra, sebagai satu dari 7 keajaiban dunia memiliki pola aristektur yang sangat indah. Tak heran, lokasi ini pernah dipakai untuk setting film Indiana Jones.

Dibangun di dalam lereng Gunung Hor, Petra berkembang selama zaman Romawi, tetapi tidak diketahui oleh dunia barat sampai 1812 ketika ditemukan oleh penjelajah Swiss, Johann Ludwig Burckhardt. Lebih dari 800 monumen dapat dilihat di Petra, termasuk makam,tempat mandi, ruang pemakaman dan kuil.


2. Al-Hijr, Saudi Arabia

7 Gua Bersejarah di Dunia

7 Gua Bersejarah di Dunia

Situs arkeologi ini terletak di Al-Ula, daerah Madinah Arab Saudi. Sebagai situs warisan dunia dari Arab, gua Al-Hijr atau dikenal juga dengan Mada'in Saleh menjadi gua terbesar setelah Petra.

Gua ini disebutkan sebagai tempat Tsamud dan kaumnya yang menyembah berhala ingin membunuh Nabi Saleh, sehingga Tsamud dihukum oleh Allah Azza Wa'jalla.

3. Rock-Hewn Churches of Lalibela, Ethiopia

7 Gua Bersejarah di Dunia

7 Gua Bersejarah di Dunia

Struktur yang diukir dari batu paling menakjubkan  adalah gereja-gereja Lalibela, Ethiopia. 11 batu dipahat masing-masing dengan atap di permukaan tanah. Pada abad ke-12, Raja Lalibela ditugaskan gereja-gereja dengan tujuan menciptakan Yerusalem Baru bagi mereka yang tidak bisa melaksanakan ziarah ke kota aslinya. Yang terbesar dari antara batu ukiran tersebut berdiri setinggi 40 meter.

 4. Abu Simbel Nubian Monuments, Egypt

src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjH9iuhZaE7e21uNAgVCD4FITomKAypXP8yqYjo7Jd1_ksbR0sX9sj3pi8VqTsL4yH-NTx_lIgUSLA-ZgOTkkSHyR4K6srTo7w_Y0zty_yPSm5ocjipuENgmxhsQqCdluUol9mPe2s9xapN/s320/abusimbel1(1).jpg" title="7 Gua Bersejarah di Dunia" border="0" height="233" width="320">
Gua ini merupakan kuil Abu Simbel di Nubia. Terletak di tepi barat Danau Nasser, sekitar 230 km sebelah barat daya dari Aswan. Kompleks gua kuil ini bagian dari Situs Warisan Dunia UNESCO yang dikenal sebagai "Monumen Nubia,"

Dibuat pada masa pemerintahan Firaun Ramses II di abad ke-13 SM, sebagai monumen abadi untuk dirinya dan Ratu Nefertari. Selain sebagai peringatan kemenangan dalam pertempuran Kadesh (menurut versi Firaun), juga untuk mengintimdasi negara tetangganya, Nubia.

Pada tahun 1968, kompleks kuil dipindahkan agar tak terendam selama proses pembuatan waduk Nasser setelah dibangunnya Bendungan Aswan. Sebagai satu dari situs warisan dunia, gua kuil ini jadi daya tarik bagi wisatawan.

5. Cappadocia Cave Houses, Turkey

7 Gua Bersejarah di Dunia


Pada masa Herodotus, Kappadokia menduduki wilayah Gunung Taurus hingga Euxine (Laut Hitam). Pada masa pra-helenistik, wilayah ini jadi tempat bermukim orang Persia, Asyur (Siria) dan Yunani. Barulah saat kesultanan Bizantium berkuasa, orang Turki menjadi penduduk mayoritas di wilayah ini.

Cappadocia memiliki pemandangan paling aneh dan menarik di dunia. Tanah, batu kerdil fitur formasi batuan tufa 'vulkanik aneh disebut sebagai 'Fairy Chimneys' serta kota-kota bawah tanah.


 6. Ancient Rock City of Matera, Italy



Matera mungkin jadi salah satu kota kuno yang penuh pesona di dunia. Terletak di wilayah Basilicata di tenggara Italia. Matera adalah contoh yang unik dari tradisi budaya dan peradaban zaman Neolitik. Kota tua yang diciptakan dari jurang berbatu.

Gua-gua alam banyak terdapat Matera, dan menjadi rumah saat jaman Neolitik. Kemudian, Matera dikembangkan oleh penduduknya selama berabad-abad dengan gaya arsitektur yang mengikuti kondisi alam.

7. Yungang Grottoes, China



Gua Yungan terletak di Kota Datong, Provinsi Shanxi, yang merupakan satu dari tiga gua terpenting di Cina selain Gua Longmen dan Gua Mogao. Dimulai pada tahun 450 M pada zaman Dinasti Wei Utara, Gua Yungang memiliki 252 gua dan 51.000 patung berciri khas agama Buddha dari abad 5 dan 6 M.

Gua ini memiliki sejarah yang panjang. Mulai dibangun setelah Dinasti Jin turun tahta, maka kota Datong (dulu dikenal dengan Pingcheng) maka Notrhtern Wei (Wei Utara) mengambil alih dan mulai membangun gua ini.

Namun gua-gua pasir ini mengalami pelapukan berat, sehingga pada era Dinasti Liao, mengadakan pembaharuan. Walau akhirnya hancur lagi oleh api 60 tahun kemudian. Di tahun 1621, selama awal pemerintahan Dinasti Qing, beberapa konstruksi kayu tersisa diselamatkan - kini bisa terlihat berdiri di depan gua ke 5 dan ke 6.



Editor : Ahmad Zaman Huri
Continue lendo

Materi Gempa Bumi



BAB I
M A T E R I

A. Pengertian GEMPA BUMI

 Hoery_jr : contoh dampak Gempa Bumi
Gempa bumi ( Seisme ) adalah sentakan asli dari bumi yang bersumber di dalam bumi yang merambat melalui permukaan bumi dan menembus bumi. Gempa bumi biasa disebabkan oleh pergerakan kerak bumi (lempeng bumi) ( lampiran ). Bumi kita walaupun padat, selalu bergerak, dan gempa bumi terjadi apabila tekanan yang terjadi karena pergerakan itu sudah terlalu besar untuk dapat ditahan.Terdapat dua teori yang menyatakan proses terjadinya atau asal mula gempa yaitu pergeseran sesar dan teori kekenyalan elastis. Gerak tiba tiba sepanjang sesar merupakan penyebab yang sering terjadi.
Ø  Berdasarkan atas penyebabnya gempa Bumi dapat dikelompokkan sebagai berikut :
1.      Gempa Tektonik
Adalah Gempa yang di sebabkan oleh pergeseran lempeng tektonik. Lempeng tektonik bumi kita ini terus bergerak, ada yang saling mendekat di bagi menjadi:
                   (1)  Penunjaman antara kedua lempeng samurdra (lampiran)
                   (2)  Penunjaman antara lempeng samudra dan lempeng benua ( lampiran )
(3)  Tumbukan antara kedua lempeng benua ( lampiran )
saling menjauh, atau saling menggelangsar. Karena tepian lempeng yang tidak rata, jika bergesekan maka, timbullah friksi. Friksi inilah yang kemudian melepaskan energi goncangan.
2.      Gempa Vulkanik
Adalah gempa yang disebabkan oleh kegiatan gunung api. Magma yang berada pada kantong di bawah gunung tersebut  mendapat tekanan dan  melepaskan energinya secara tiba-tiba sehingga menimbulkan getaran tanah. Gempa ini disebabkan oleh kegiatan gunung api. Magma yang berada pada kantong di bawah gunung tersebut  mendapat tekanan dan  melepaskan energinya secara tiba-tiba sehingga menimbulkan getaran tanah.
3.      Gempa Runtuhan
Adalah gempa local yang terjadi apabila suatu gua di daerah topografi karst atau di daerah pertambangan runtuh. Sifat gempa bumi runtuhan : Melalui runtuhan dari lubang-lubang interior bumi.
Sebenarnya mekanisme gempa tektonik dan vulkanik sama. Naiknya magma ke permukaan juga dipicu oleh pergeseran lempeng tektonik pada sesar bumi. Biasanya ini terjadi pada batas lempeng tektonik yang bersifat konvergen (saling mendesak). Hanya saja pada gempa vulkanik, efek goncangan lebih ditimbulkan karena desakan magma, sedangkan pada gempa tektonik, efek goncangan langsung ditimbulkan oleh benturan kedua lempeng tektonik. Bila lempeng tektonik yang terlibat adalah lempeng benua dengan lempeng samudra, sesarnya berada di dasar laut, karena itu biasanya benturan yang terjadi berpotensi menimbulkan tsunami.
Ø  Menurut Fowler, 1990 mengklasifikasikan gempa berdasarkan kedalaman fokus sebagai berikut:
·         Gempa dangkal : kurang dari 70 km
·         Gempa menengah : kurang dari 300 km
·         Gempa dalam : lebih dari 300 km (kadang-kadang > 450 km)
Ø  Anatomi Gempa
Ilmu yang mempelajari tentang gempa disebut dengan seismologi. Ilmu ini mengkaji tentang apa yang terjadi pada permukaan bumi di saat gempa, bagaimana energi goncangan merambat dari dalam perut bumi ke permukaan, dan bagaimana energi ini dapat menimbulkan kerusakan, serta proses penunjaman antar lempeng pada sesar bumi yang menyebabkan terjadinya gempa.

B. PENYEBAB TERJADINYA GEMPA BUMI
Kebanyakan gempa bumi disebabkan dari pelepasan energi yang dihasilkan oleh tekanan yang dilakukan oleh lempengan yang bergerak. Semakin lama tekanan itu kian membesar dan akhirnya mencapai pada keadaan dimana tekanan tersebut tidak dapat ditahan lagi oleh pinggiran lempengan. Pada saat itu lah gempa bumi akan terjadi.
Gempa bumi biasanya terjadi di perbatasan lempengan lempengan tersebut. Gempa bumi yang paling parah biasanya terjadi di perbatasan lempengan kompresional dan translasional. Gempa bumi fokus dalam kemungkinan besar terjadi karena materi lapisan litosfer yang terjepit kedalam mengalami transisi fase pada kedalaman lebih dari 600 km.
Beberapa gempa bumi lain juga dapat terjadi karena pergerakan magma di dalam gunung berapi. Gempa bumi seperti itu dapat menjadi gejala akan terjadinya letusan gunung berapi. Terakhir, gempa juga dapat terjadi dari peledakan bahan peledak. Hal ini dapat membuat para ilmuwan memonitor tes rahasia senjata nuklir yang dilakukan pemerintah. Gempa bumi yang disebabkan oleh manusia seperti ini dinamakan juga seismisitas terinduksi.

Ø  Hiposenter dan Episenter (Focus and Epicenter)
Titik dalam perut bumi yang merupakan sumber gempa dinamakan hiposenter(lampiran) atau fokus. Proyeksi tegak lurus hiposenter ini ke permukaan bumi dinamakan episenter ( lampiran ). Gelombang gempa merambat dari hiposenter kepatahan sesar fault rupture. Bila kedalaman fokus dari permukaan adalah 0 - 70 km, terjadilah gempa dangkal (shallow earthquake), sedangkan bila kedalamannya antara 70 - 700 km, terjadilah gempa dalam (deep earthquake). Gempa dangkal menimbulkan efek goncangan yang lebih dahsyat dibanding gempa dalam. Ini karena letak fokus lebih dekat ke permukaan, dimana batu-batuan bersifat lebih keras sehingga melepaskan lebih besar regangan (strain).
Ø  Sesar Bumi (Earth Fault)
Sesar (fault) adalah celah pada kerak bumi yang berada di perbatasan antara dua lempeng tektonik. Gempa sangat dipengaruhi oleh pergerakan batuan dan lempeng pada sesar ini. Bila batuan yang menumpu merosot ke bawah akibat batuan penumpu di kedua sisinya bergerak saling menjauh, sesarnya dinamakan sesar normal (normal fault) (lampiran). Bila batuan yang menumpu terangkat ke atas akibat batuan penumpu di kedua sisinya bergerak saling mendorong, sesarnya dinamakan sesar terbalik(reverse fault) (lampiran). Bila kedua batuan pada sesar bergerak saling menggelangsar, sesarnya dinamakan sesar geseran-jurus (strike-slip fault).(lampiran)
Sesar normal dan sesar terbalik, keduanya menghasilkan perpindahan vertikal(vertical displacement), sedangkan sesar geseran-jurus menghasilkan perpindahan horizontal (horizontal displacement).

C. Mengukur Gempa

Mengukur kekuatan gempa dapat menggunakan pendekatan kuantitatif dankualitatif. Maka berdasarkan pendekatannya, skala pengukuran gempa dapat dibagi menjadi dua, yaitu 1) magnitudo (magnitude) yang merupakan skala kuantitatif, dan 2) intensitas(intensity) yang merupakan skala kualitatif.

Source : http://leo-reza.blogspot.com/2011/07/materi-gempa-bumi.html
Editor : Ahmad Zaman Huri
Continue lendo
 

Geophy Palace Copyright © 2011 | Template design by O Pregador | Powered by Blogger Templates